Pupuk Kompos Serbuk Kayu

cara yang efektif untuk bisa membuat kompos dari serbuk kayu karena Kayu memiliki sebuah perbandingan C/N yang sangat tinggi apalagi dengan beberapa jenis kayu seperti kayu jati pastinya lebih sulit lagi untuk bisa dijadikan pupuk kompos serbuk kayu.

Cara Membuat Pupuk Kompos Serbuk kayu

pupuk kompos serbuk kayu

Bahan:

  • Bahan utama serbuk gergaji
  • Dedak
  • Siapkan bahan tambahan seperti Sekam padi
  • Kotoran ternak
  • Gula molasses
  • Siapkan EM-4
  • Air

Alat:

  • Peralatan bertani seperti cangkul, sekop, garpu dan juga sabit
  • Siapkan beberapa Ember
  • Termometer
  • Siapkan wadah penampungan seperti karung goni dan juga plastik

Cara Membuat Pupuk Kompos Serbuk kayu

  • Siapkan bahan utama yakni bubuk gergaji dan campurkan dengan beberapa bahan tambahan seperti kotoran ternak dan sekam
  • Selanjutnya baru masukan dedak pada adonan tersebut.
  • Sirami sebuah larutan EM-4 dengan ditambahkan gula molasses sebari diberi air dan diaduk
  • Untuk setiap pemberian pada EM-4 dan gula molasses haruslah ada pada tingkat kelembaban mencapai 50%.
  • Tumpuk adukan tersebut di bawah tempat dengan ditutupi karung goni.
  • Lakukan pengukuran suhu setiap 24 jam sekali,
  • Bila suhu mencapai 50 derajat aduklah kembali kompos tersebut.
  • Tunggu 7 sampi 10 setelah masa inkubasi sampai kering.
  • Yang terakhir pupuk disaring dengan cara diayak menggunakan mesin pencacah kompos

Keuntungan Dari Pupuk Serbuk Kayu

Keuntungan dari pembuatan pupuk dari limbah kayu ataupun bubuk gergaji, jelas sangat banyak baik itu dari segi ekonomis ataupun dari segi lingkungan. Dengan menjadikan bubuk gergaji sebagai bahan baku pupuk, jelas bisa memangkas biaya produksi dari petani yang tentu bisa menghemat dari biaya modalnya.

Penggunaan pupuk organik jelas bisa sangat menguntungkan, selain dari pengeluaran yang bisa ditekan, petani akan meraih hasil panen yang melimpah.  Unsur hara dalam tanah akan terjaga karena tanpa menggunakan bahan kimia dan tentu saja dengan menggunakan pupuk organik kondisi dari tanah tidak akan mengalami penurunan kualitas. Hal ini jelas berbeda bila dibandingkan dengan menggunakan pupuk kimia.

Manfaat Kompos

  • Mengurangi polusi udara karena pembakaran limbah.
  • Mengurangi kebutuhan lahan untuk penimbunan.
  • Aspek bagi tanah atau tanaman.
  • Meningkatkan kesuburan tanah.
  • Memperbaiki struktur dan karakteristik tanah.
  • Meningkatkan kapasitas serap air tanah.
  • Meningkatkan aktivitas mikroba tanah.
  • Memperbagus kualitas rasa, nilai gizi, dan jumlah panen.
  • Menyediakan hormon dan vitamin pada tanaman.
  • Menekan pertumbuhan atau serangan penyakit tanaman.
  • Meningkatkan retensi atau ketersediaan hara pada tanah.
  • Menghemat biaya untuk transportasi dan penimbunan limbah.
  • Mengurangi volume atau ukuran limbah.
  • Mempunyai nilai jual yang lebih tinggi dari pada bahan asalnya.